Menu Close

Tag: Manfaat Komputer

Perkembangan Komputer Dalam Media Pembelajaran

Perkembangan Komputer Dalam Media Pembelajaran

Perkembangan Komputer Dalam Media Pembelajaran

Equity Base – Sejarah desain pembelajaran dan teknologi perlu diketahui seseorang untuk menjadi seorang yang ahli dalam bidang desain pembelajaran dan teknologi. Maka dari itu, untuk menjelma menjadi seorang ahli dalam bidang tertentu, anda harus memiliki ilmu pengetahuan yang luas dan cukup dalam bidang tersebut, termasuk sejarah yang berhubungan dengan bidang dimaksud.

Bidang desain instruksional dan teknologi meliputi analisis masalah belajar dan kinerja, serta desain, pengembangan, implementasi, evaluasi dan pengelolaan proses pembelajaran dan sumber daya yang dimaksudkan dapat meningkatkan pembelajaran dan kinerja dalam berbagai pengaturan, lembaga pendidikan khususnya dan tempat kerja. Professional di bidang desain instruksional serta teknologi kerap menggunakan prosedur desain yang lebih sistematis serta menggunakan beragam media pembelajaran guna mencapai pembelajaran yang diharapkan. Selain itu, dalam beberapa tahun terakhir, mereka telah meningkatkan perhatian untuk solusi non-instruksional untuk beberapa masalah belajar dan kinerja. Penelitian dan teori yang terkait dengan masing-masing daerah tersebut juga merupakan bagian penting dari dalam bidang desain instruksional dan teknologi.

Perkembangan Teknologi KomputerPerkembangan Teknologi Komputer

Selama bertahun-tahun, dua praktek-penggunaan sistematis prosedur desain instruksional dan penggunaan media untuk tujuan-instruksional telah membentuk inti dari bidang desain instruksional dan teknologi. Jika dilihat dari sudut pandang sejarah, praktek – praktek yang berkaitan dengan media pembelajaran tersebut sudah mengalami perkembangan serta memiliki hubungan desain instruksional. Oleh karena itu sejarah dari masing-masing dua set praktek akan dijelaskan secara terpisah. Ini juga perlu dicatat bahwa walaupun banyak peristiwa – peristiwa penting di dalam sejarah di bidang desaun tersebut serta teknologi yang terjadi di berbagai negara – negara lainnya. Penekanan di dalam buku yang menjadi catatan khusus walaupun terdapat banyak peristiwa penting yang juga terjadi di Kawasan Amerika Serikat.

Penggunaannya Dalam Dunia PendidikanPenggunaannya Dalam Dunia Pendidikan

Istilah media pembelajaran telah didefinisikan sebagai sarana fisik melalui instruksi yang disajikan kepada peserta didik (Reiser & Gagnt. 1983). Dilihat dari definisi yang diberikan tersebut, setiap fisik memiliki arti pengiriman instruksional mulai dari instruktur hidup, komputer, buku, serta yang lain nya. Semua definisi tersebut akan dijadikan satu klasifikasi sebagai media instruksional. Mungkin lebih bijaksana bagi para praktisi di bidangnya untuk mengadopsi sudut pandang ini: Namun, dalam diskusi sebagian besar sejarah media pembelajaran, tiga sarana utama instruksi sebelum abad kedua puluh dan masih merupakan cara paling umum saat ini yaitu guru, papan tulis, dan buku teks. Kemudian, ketiga nya telah dipisahkan per kategori dari media yang lain nya. Dengan demikian, media pembelajaran akan didefinisikan sebagai sarana fisik, selain guru, papan tulis, dan buku teks, melalui instruksi yang disajikan kepada peserta didik.

Dalam arti, terdapat banyak sekali pendidik yang sudah melihat media pembelajaran yang satu ini sebagai salah satu sarana pelengkap di dalam menyajikan suatu instruksi. Sebaliknya, guru dan buku teks umumnya dipandang sebagai sarana utama menyajikan instruksi, dan guru biasanya diberikan kewenangan untuk memutuskan apa media pembelajaran lain yang akan mereka lakukan. Selama bertahun-tahun, sejumlah profesional di bidang desain instruksional dan teknologi (misalnya, Heinich, 1970) berpendapat terhadap gagasan ini, menunjukkan bahwa:

  • Guru harus dilihat pada kedudukan yang sama dengan media instruksional, sebagai hanya salah satu dari banyak kemungkinan berarti untuk menyajikan instruksi,
  • Guru tidak boleh diberikan otoritas tunggal untuk memutuskan apa yang media pembelajaran yang akan digunakan di ruang kelas. Maka dari itu, mulai diterapkan pembelajaran secara pribadi.